Wah, judulnya keren banget saudara-saudara! EKSPEDISI! (ah enggak juga deng =_=). Kali ini cerita tentang pantai lagi don, masih bersama teman-teman komunitas gokil saya! semoga nggak bosen baca cerita pantai terus. Harap maklum ya, saya bukan anak pesisir, jadi seneng banget kalau diajak ke pantai, hahaha.
Tapi, tujuan utama kali ini memang bukan ke pantai, tapi makan-makannya. Ya, salah satu teman saya, Harimurti si anak pesisir Sanden, ceritanya dia lagi ulang tahun nih. Tapi ulang tahunnya udah bulan lalu. Karena jadwal kami yang padat dan susah buat ngumpul, maka baru kemarin minggu itu acara terealisasi. Dan lagi, jam karet! rencana ngumpul jam 8, kick off jam 10, hadehhh…
Jadi dimanakah Sanden? Sanden masuk dalam wilayah kabupaten Bantul, 27km arah barat daya dari pusat kota Yogyakarta. bisa ditempuh menggunakan sepeda motor dalam waktu 45 menit. Berikut saya coba berikan gambaran petanya melalui google maps:
Lihat Peta Lebih Besar
Jauh ya? Tapi yang penting deket pantai don. Dari rumah Harimurti ke pantai kira-kira memakan waktu 10 menit. Untung hari itu cuaca sedang cerah. Langitnya juga biru, bagus kalo buat foto-foto.
Setelah beristirahat sejenak dan disuguhi banyak makanan dari tuan rumah, kami segera memulai ekspedisi pesisir ini. aslinya sih nungguin makanan utama mateng, jadi pas pulang nanti tinggal ngisi perut, hahaha LETS GO!
tujuan pertama adalah mercusuar! terletak di pantai Pandansari, lebih tepatnya di dusun Wonoroto, Gadingsari, Sanden, Kabupaten Bantul. Mercusuar ini tingginya sekitar 45 meter. terdapat 4 tingkat ruangan yang menjulang ke atas. tiap ruangan terdapat 2 tangga yang melingkar, yang lumayan melelahkan untuk menaikinya, tapi cukup terbayar jika kita sudah meraih puncak mercusuar, pemandangan yang menakjubkan akan kita rasakan sejauh mata memandang.
Berikut koordinat mercusuar di google maps:
Lihat Mercusuar Pandansari di peta yang lebih besar
Mercusuar ini dibangun di era Presiden Abdurrahman Wahid, berfungsi untuk memberi peringatan kapal yang akan menuju ke pelabuhan Cilacap agar tidak salah jalur dan menabrak karang. Menurut pengamatan saya, mercusuar ini juga dibuat untuk obyek wisata. Terbukti dengan banyaknya rumah-rumah kecil yang berjejer, yang bisa digunakan untuk menginap. Sayang beberapa diantaranya seperti tidak terurus
.
Untuk menaiki mercusuar ini, kita dikenakan biaya Rp. 2000,- per orang oleh penjaga mercusuar. Hahaha, celoteh teman saya yang tengil, “udah naiknya capek, turunnya capek, bayar pula”
sudah abaikan saja. Dua ribu rupiah juga setimpal kok dengan yang kita dapat di atas mercusuar.
Sampai di atas terdapat ruangan yang berisi lampu mercusuar dan balkon yang lebarnya sekitar 1 meter,dari sana kita bisa melihat pemandangan pegunungan Gunung Kidul serta garis pantai dengan ombaknya yang menderu-deru, keren! Angin di atas sedang bersahabat saat itu, jadi kita bebas berfoto tanpa takut kamera kita jatuh, ups! ada ketakutan juga karena tubuh saya yang ringan ini terbawa angin, haha tapi itu tidak akan terjadi
. berikut beberapa foto yang saya abadikan melalui ponsel saya:
Puas berfoto ria di atas, akhirnya kami turun dan melanjutkan ekspedisi ke pantai Pandansari, kira-kira 100 meter dari menara. Menurut saya pantai ini tidak begitu bagus, mungkin karena pantainya yang curam, sehingga tidak ada tempat untuk bermain air, atau bahasa jawanya kekeceh. Akhirnya kami memutuskan untuk berpindah menuju ke pantai selanjutnya, pantai manakah itu? ikuti cerita selanjutnya hanya di Ekspedisi Pesisir Sanden! hohohoho












2 Responses to Ekspedisi Pesisir Pantai Sanden Part. 1: Mercusuar
ardh February 18, 2012
makan bebeknya kok gak ditulis??
itu bagian dari ekspedisi dan tujuan perjalanan lho
Kintar February 18, 2012
Harusnya masuk part 2, lum sempet nulis lg =_=